Kamis, 23 Februari 2012

PERBEDAAN KARAKTERISTIK VEKTOR KLONING PADA E. coli dan S. cerevisiae


A.    Ciri-Ciri Vektor Secara Umum
1.      Mempunyai “ori”-origin of DNA replication.
2.      Mrupakan selectable maker yang dominan, memungkinkan sel yang membawa plasmid rekombinan dapat dibedakan dengan mudah.
3.      Punya restriction cleavage sites yang unik, sisi tersebut hanya satu di dalam vektor untuk menyisipkan fragmen DNA.

KONDISI HEWAN TANAH PADA EKOSISTEM RUMPUT FBS UNY


A.      Judul      
Kondisi Hewan Tanah pada Ekosistem Rumput di FBS UNY

B.       Tujuan   
Untuk mengetahui kondisi hewan tanah pada ekosistem rumput di FBS UNY

HUBUNGAN ANTARA KERAPATAN VEGETASI RUMPUT DENGAN KELIMPAHAN CACING TANAH


A.      Judul
Hubungan antara Kerapatan Vegetasi Rumput dengan Kelimpahan Cacing Tanah.
B.       Tujuan
Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kerapatan vegetasi rumput terhadap kelimpahan cacing tanah.

KLASIFIKASI LAHAN UNTUK PERENCANAAN PENGGUNAAN LAHAN DI KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Makalah ini berisi mengenai pendekatan klasifikasi kemampuan lahan dalam terapannya untuk perencanaan penggunaan lahan pedesaan secara umum. Dalam evaluasi lahan di pakai satuan bentuk lahan sebagai satuan peta yang akan dievaluasi untuk mengetahui kelas kemampuan lahan. Data karakteristik lahan di setiap satuan bentuk lahan dinilai sesuai kriteria klasifikasi kemampuan lahan. Wilayah Kabupaten Sleman terbagi menjadi 12 satuan bentuklahan yang berasal dari proses fluvial, gunungapi, struktural denudasional. Kelas kemampuan lahan yang termasuk lahan dapat dibudidayakan meliputi empat satuan bentuklahan, dan lahan yang tidak sesuai untuk budidaya ada enam satuan bentuk lahan. Lahan yang sesuai untuk pertanian menempati kelas I hingga IV. Lahan untuk perkebunan, hutan produksi dan peternakan menempati kelas V dan VI, sedangkan hutan lindung menempati kelas VIII.

KESUBURAN TANAH DAN PRODUKTIVITASNYA

A.     PENDAHULUAN
Suatu lahan/tanah akan lebih bernilai bila mampu memberikan manfaat bagi kita. Demikian pula, apabila tanah tersebut ditumbuhi tanaman, maka puncak pengharapan kita adalah adanya hasil yang maksimal dari tanaman tersebut. Dan untuk mendapatkan hasil maksimal dari tanaman tersebut, salah satu faktor yang mendukungnya adalah kondisi dari tanah tersebut
Tanah yang mampu memberikan kondisi yang baik, baik dari segi penyediaan unsur hara maupun segi mekanik akan memaksimalkan produksi atau hasil dari tanaman-tanaman yang tumbuh dalam lahan tersebut. hal ini sangat penting, terutama apabila lahan tersebut digunakan untuk tujuan ekonomi.